Garis Batas

Traveling & Science Blog

Efek Global Warming Bagi Kehidupan Manusia

Global Warming

Global Warming (Pic by: Public Domain Pictures under CC License)

Global warming (pemanasan global) adalah bentuk dari perubahan iklim yaitu suhu yang semakin memanas, menyebabkan perubahan curah hujan, dapat menyebabkan kenaikan frekuensi atau intensitas cuaca ekstrim, dan dapat juga menyebabkan naiknya permukaan laut. Tidak hanya menyebabkan perubahan terhadap iklim, namun secara luas, global warming memiliki beberapa efek bagi kehidupan manusia karena mempengaruhi makanan, air yang kita minum, dan udara yang kita hirup.

Parah dan tidaknya sebuah resiko kesehatan sangat bergantung pada kemampuan sistem kesehatan yang ada pada suatu tempat atau daerah. Biasanya di negara-negara maju persiapan akan ancaman perubahan serta beberapa faktor seperti, faktor individu, usia dan jenis kelamin serta status ekonomi jauh lebih memadai dibandingkan dengan negara miskin atau negara berkembang.

Menurut penelitian, orang-orang yang tinggal di negara berkembang sangat rentan mengalami masalah kesehatan karena efek dari pemanasan global.

Penyebab pemanasan global

Global warming disebabkan karena banyak hal mulai dari kurangnya pepohonan, karena penggunaan energi yang terlalu boros, efek rumah kaca, akibat polusi pabrik dan industri, akibat banyaknya kendaraan bermesin yang mengeluarkan panas, akibat pembakaran hutan illegal, akibat usia bumi yang semakin tua, dan bisa juga diakibatkan karena bocornya lapisan ozon yang melindungi kita dari sengatan ultra violet sinar matahari.

Akibat global warming

Mayoritas efek yang akan dirasakan oleh manusia akibat global warming adalah efek-efek yang berbahaya. Namun tidak menutup kemungkinan apabila efek tersebut juga merembet menciptakan pola domino yang kemudian memunculkan sebuah masalah baru.

  1. Sumber air tawar

Efek pertama yang paling dirasakan adalah, berkurangnya sumber air tawar sehingga menyebabkan beberapa daerah mengalami kelangkaan air. Namun ada beberapa daerah yang justru mengalami sebaliknya. Mereka mengalami surplus air dan bahkan sungai-sungai yang mengalir mengalami kelebihan debit air sehingga menyebabkan banjir dan bencana alam lainnya.

Secara global warming menyebabkan sumber daya air di permukaan dan di dalam tanah menurun secara signifikan terutama terjadi di daerah subtropis. Tidak hanya mengalami penurunan jumlah secara signifikan, namun kualitas air juga ikut menurun. Hal ini dikarenakan karena adanya peningkatan suhu, akibat sendimen, dan akibat hal-hal lainnya seperti polutan, hujan lebat dan banjir. Efek selanjutnya, manusia menjadi rentan terhadap berbagai penyakit.

  1. Manusia kehilangan tempat tinggal

Dataran rendah terutama di daerah pesisir yang ditinggali oleh manusia lambat laun akan terendam oleh air karena meningkatnya permukaan air laut, disebabkan karena mencairnya sebagian gunung es yang ada di kutub. Beberapa daerah rendah biasanya akan mengalami genangan atau banjir atau bahkan erosi pantai.

  1. Menyebabkan gangguan produksi pangan
Global Warming

Gagal panen (Pic by: Gellinger under CC License)

Kita membutuhkan makanan sehat untuk bisa hidup sehat. Namun dengan adanya pemanasan global, produksi tanaman biasanya akan terpengaruh. Dampak negatif dari meningkatnya suhu di bumi ini menyebabkan hasil panen yang tidak maksimal sehingga pasokan pangan berkurang. Bahkan beberapa tempat seringkali mengalami gagal panen karena kondisi cuaca yang buruk akibat global warming.

  1. Mempengaruhi kesehatan manusia secara umum

Pengaruh pemanasan global atau global warming terhadap kesehatan manusia sudah pasti berkonotasi negatif. Meningkatnya suhu menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang sering kali dialami oleh masyarakat yang tinggal di negara-negara miskin atau negara-negara berkembang. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya fasilitas yang memadai untuk menanggulangi akibat pemanasan global yang kemudian berakibat pada cedera, penyakit atau bahkan kematian.

Global Warming

Kebakaran hutan (Pic by: Skeeze under CC License)

Secara khusus, meningkatnya suhu menyebabkan kebakaran yang kemudian asapnya seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi sistem pernapasan manusia. Pemanasan global juga menyebabkan banyak daerah-daerah miskin mengalami kekurangan gizi karena berkurangnya pasokan makanan atau sulitnya menanam tanaman-tanaman yang dibutuhkan seperti sayur-mayur maupun buah-buahan. Akibatnya tentu saja masyarakat bisa mengalami gizi buruk.

  1. Menyebabkan pergolakan

Efek lain yang perlu diwaspadai akibat pemanasan global atau cuaca ekstrim adalah, dapat menyebabkan resiko pergolakan sosial yang semakin tinggi. Di daerah-daerah panas, konflik kekerasan juga beresiko meningkat karena dampak perubahan iklim serta stabilitas ekonomi tersebut.

  1. Efek positif global warming

Walaupun ada sejumlah efek negatif yang diberikan akibat adanya pemanasan global, namun tercatat, ada juga beberapa efek positif yang diakibatkan karena pemanasan global. Dengan adanya akibat-akibat negatif seperti yang telah disampaikan di atas, manusia akan belajar dan berusaha untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi sehingga akan tercipta beberapa lapangan pekerjaan baru, perubahan gaya hidup, dan terciptanya berbagai teknologi yang ditujukan untuk membantu beradaptasi dengan perubahan iklim. Hal tersebut menyebabkan perekonomian meningkat pesat. Sehingga masyarakat akan lebih mudah kaya dan makmur. Namun kembali, hal tersebut sangat bergantung terhadap bagaimana reaksi dari SDM.

4 Comments

Add a Comment
  1. Ada sisi positifnya juga ya

    1. Iya, tergantung bagaimana manusia menyikapinya aja sih

  2. Dampak global warming yang harus dicegah sejak sekarang ya. Tapi kayaknya susah nih 🙁

    1. Iya Mba, mau gak mau harus dihadapi dan diantisipasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Garis Batas 2015