M. MOKO
INDONESIA

Product Marketing Specialist, Photographer dan Blogger. Bekerja pada sebuah perusahaan sebagai Product Management Head, menyukai fotografi Macro, traveling dan outdoor sport.

Language

Latest Video

Social Media
Supported By
ID Corners
Kesehatan

Faktor Penyebab Obesitas pada Anak

on
May 22, 2016
penyebab obesitas anak

Obesitas pada anak (Pic by: AlexisLeon under CC License)

“Ih…lucunya…..pipinya chubby banget….” kata-kata seperti itu pasti sering Anda dengar jika anak balita Anda bertubuh gemuk. Anda pasti akan senang jika anak balita Anda menjadi pusat perhatian teman-teman Anda karena gemas, namun demikian, jangan dulu merasa senang jika anak balita kita bertubuh gemuk, apalagi anak balita yang terlalu gemuk melebihi kebiasaan anak balita lainnya. Obesitas pada anak bukan berarti sehat, tapi malahan mudah terserang penyakit-penyait seperti sistem imunitas yang terganggu, gangguan pernapasan, bahkan dapat menyebabkan depresi jika anak kita menjadi target bullying oleh teman-temannya karena memiliki tubuh yang terlalu gemuk. Kasus terakhir yang kita dengar adalah seorang anak bernama Arya Permana yang terpaksa berhenti sekolah karena menderita over obesitas.

Mari kita bahas, apa sebenarnya faktor-faktor yang membuat anak balita menjadi kelebihan berat badan atau biasa disebut obesitas? Menurut Mayo Clinic, ada 5 faktor penyebab anak obesitas yaitu sebagai berikut:

Faktor Keturunan

Jika anak berasal dari keluarga yang memiliki berat badan berlebih, biasanya anak tersebut juga memiliki kecenderungan berat badan yang berlebih. Mengapa demikian? Hal tersebut terjadi karena anak akan mengikuti gaya hidup keluarganya. Makanan yang tersedia di lingkungan keluarganya juga makanan yang bisanya memiliki kalori yang tinggi, bahkan kebiasaan aktivitas orang tua juga akan diikuti oleh anak-anaknya.

Faktor Pembiasaan

Secara teratur memberikan makanan berkalori tinggi yang dibiasakan oleh orang tuanya menyebabkan anak berpotensi besar mengalami obesitas. Kebiasaan makan makanan cepat saji, cemilan atau snack juga memberi kontribusi besar terhadap obesitas

Kurangnya Olah Raga

Anak-anak yang tidak dibiasakan berolah raga sejak kecil memiliki kecenderungan obesitas. Terlalu banyak aktivitas menetap seperti menonton televisi atau bermain video game juga memberikan kontribusi besar terhadap obesitas

Faktor Psikologis

Ada anak yang akan makan berlebihan pada saat menghadapi masalah emosi, seperti stress atau bosan. Mereka merasakan dengan cara makan adalah salah satu cara untuk dapat menghilangkan masalah stress tersebut. Namun hal ini jika terlalu sering juga memberikan kontribusi untuk masalah obesitas

Faktor Sosial Ekonomi

Anak-anak yang berasal dari keluarga yang kurang mampu kadang orang tuanya memiliki akses terbatas untuk dapat membeli makanan yang baik. Akibatnya anak akan dibiasakan mengkonsumsi makanan berpengawet tinggi seperti mie instant atau makanan junk food yang mudah didapat seperti kerupuk atau makanan jajanan lainnya. Hal tersebut juga mengakibatkan kontribusi yang besar terhadap terjadinya anak obesitas.

Faktor-faktor di atas biasanya dialami bukan hanya salah satu faktor saja, tapi beberapa kombinasi faktor tersebut dialami oleh anak, yang tentunya semakin meningkatkan resiko terjadinya obesitas pada anak. (MM)

 

TAGS

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.