Garis Batas

Traveling & Science Blog

Kebun Raya Bogor, Piknik Asik Bernilai Pendidikan

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor

Tempat wisata alternatif dekat Jakarta yang cocok untuk keluarga adalah Kebun Raya Bogor (KRB) yang bisa diakses hanya dalam waktu beberapa jam dari Jakarta terutama apabila kondisi lalu lintas lancar. Lokasi tepatnya berada di Jl. Ir. H. Juanda No. 13, Bogor atau tidak jauh dari exit toll Bogor pada Jalan Toll Jagorawi. Kebun Raya Bogor merupakan tujuan wisata keluarga sekaligus tempat rekreasi yang menyenangkan, memiliki suasana yang sejuk dan asri. Kebun Raya ini menempati tanah seluas 87 hektar. Dan ditengah-tengah Kebun Raya Bogor, terdapat sebuah bangunan menarik yang sayang untuk dilewatkan yaitu Istana Bogor. Jam operasional KRB dimulai dari pukul 7:30 pagi hingga jam 5 sore. Jika Anda berencana akan berkunjung ke KBR di hari Sabtu atau Minggu, dapat masuk melalui pintu 1, 3 dan 4, namun di hari kerja hanya dapat melalui pintu 1 saja. Jika Anda pertama kali mengunjungi KRB, disarankan untuk masuk melalui pintu 1, dimana terdapat Gedung Pusat Informasi sehingga kita bisa mendapatkan brosur informasi atau peta area. Jika membutuhkan tour guide atau pemandu wisata juga bisa menyewa melalui Gedung Pusat Informasi ini.

Museum Zoology Kebun Raya Bogor

Museum Zoology di Kebun Raya Bogor

Museum Zoology di Kebun Raya Bogor

Jika Anda masuk melalui pintu 1, tempat terdekat yang bisa dikunjungi adalah Museum Zoology. Di dalam museum akan kita temukan berbagai jenis hewan mulai dari serangga, burung, reptil, ikan dan mamalia yang sudah diawetkan. Yang paling menarik adalah terdapat kerangka asli ikan paus biru raksasa yang ditemukan di pantai Pamenpeuk pada bulan Desember 1916. Kerangka ini memiliki panjang lebih dari 27meter dan berat 64.000kg. Ikan paus ini sendiri ketika hidup diperkirakan memiliki berat sekitar 119.000kg dan merupakan salah satu mamalia terbesar yang pernah hidup di bumi.

Museum ini awalnya bernama Landbouw Zologisch Museum yang didirikan berdasarkan ide dari Dr. JC. Koningsberger, seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dan diresmikan pada bulan Agustus 1901. Museum ini sudah beberapa kali berganti nama sebelum akhirnya berubah menjadi Museum Zoologi Bogor pada masa pendudukan Bangsa Indonesia pada tahun 1947 hingga saat ini.

Danau Gunting

Kolam Gunting berlatar belakang Istana Presiden di Kebun Raya Bogor

Kolam Gunting berlatar belakang Istana Presiden di Kebun Raya Bogor

Tempat selanjutnya yang akan kita temui adalah Danau Gunting, yaitu berupa kolam yang airnya berwarna kehijauan dikarenakan warna lumut di dasar kolam. Di permukaan kolam banyak terdapat pohon teratai yang sangat indah untuk dijadikan latar belakang jika Anda ingin berfoto di sana, apalagi jika Anda datang saat bunga-bunga teratai berwarna pink bermekaran. Terdapat jembatan kecil melintas danau yang bisa dijadikan spot menarik untuk berfoto di antara bunga-bunga teratai. Di seberang danau tersebut terdapat Instana Kepresidenan Bogor yang memiliki arsitektur megah dan khas bangunan masa pendudukan Belanda. Di pinggir danau biasanya banyak wisatawan yang duduk-duduk menggelar tikar sambil beristirahat sekaligus menikmati pemandangan di area tersebut.

Selain terkenal dengan keindahannya, beberapa cerita mistis juga beredar mengenai kolam tersebut, diantaranya adalah pada malam hari terkadang muncul sosok Noni Belanda di dataran kecil yang ada di tengah danau.

Kafe Dedaunan

Pohon Teratai di Kebun Raya Bogor

Pohon Teratai di Kebun Raya Bogor

Di dalam area KRB, terdapat restoran bernama Kafe Dedaunan. Pemandangan di sekitar kafe sangat menakjubkan, hamparan lapangan berumput hijau dan pohon-pohon di sekitarnya membuat terasa sejuk mata memandang. Di area tersebut juga terdapat danau yang memiliki tumbuhan teratai yang memiliki diameter sangat lebar sehingga seolah-olah kita bisa meloncat diantara teratai tersebut untuk menyeberangi danau tersebut.

Setelah berkeliling di KRB dan perut sudah terasa lapar, mungkin ada baiknya jika Anda mencoba beberapa menu yang terdapat di kafe tersebut. Selain makanan Indonesia seperti nasi goreng, nasi timbel dan sop buntut, di kafe tersebut juga terdapat menu makanan non Indonesia seperti steak dan sandwitch.

Taman Sudjana Kassan

Tempat piknik dan menggelar tikar yang menarik lainnya adalah Taman Sudjana Kassan. Taman berupa lapangan luas dengan kolam air mancur di tengahnya membuat suasana piknik Anda menjadi sangat nyaman. Di taman tersebut terdapat relief burung Garuda yang terbuat dari formasi tanaman. Sebenarnya relief tersebut dapat dilihat dengan jelas dari posisi ketinggian tertentu, sehingga para wisatawan yang berada di taman tersebut terkadang tidak menyadari bahwa formasi tanaman tersebut berbentuk burung Garuda.

Sudjana Kassan sebenarnya adalah nama orang Indonesia pertama yang memimpin KRB yang sebelumnya selalu dipimpin oleh orang Belanda. Untuk mengabadikan Sudjana Kassan, selain namanya digunakan menjadi nama taman tersebut, patung setengah badan Sudjana Kassan juga terdapat di taman tersebut.

Kuburan Belanda

Kuburan Belanda di Kebun Raya Bogor

Kuburan Belanda di Kebun Raya Bogor

Di dalam area KRB terdapat makam kuno Belanda yang tidak terlalu luas. Di makam tersebut hanya terdapat 42 makam yang terdiri dari makam kerabat-kerabat gubernur Hindia Belanda yang wafat sebelum KRB ini berdiri. Makam termuda adalah makam seorang ahli botani Belanda bernama AJGH Kosterman yang wafat pada tahun 1994. Beliau mendedikasikan hidupnya untuk KRB dan sebelum wafatnya sempat berpesan untuk minta dikuburkan di area makam tersebut.

Suasana di makam tersebut jauh dari kata seram, batu nisan makam Belanda memiliki arsitektur khas yang berukuran sangat besar. Wisatawan diperbolehkan mengunjungi makam tersebut asal mengikuti tata tertib yang ada.

Taman Meksiko

Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor

Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor

Ada sebuah taman di KRB yang suasananya dibuat seperti kita sedang berada di Meksiko, namanya adalah Taman Meksiko. Di area taman tersebut didominasi dengan tanaman kaktus. Terdapat sekitar 100 jenis kaktus yang hidup di taman ini. Selain itu ornamen-ornamen yang terdapat di sana seperti pendopo, jalan setapak dan patung orang meksiko dengan topi sombreronya sengaja dibuat agar taman tersebut berkesan seperti benar-benar berada di Meksiko. Di taman ini banyak wisatawan yang megabadikan dengan cara selfie di sekitar pepohonan kaktus.

Jembatan Cinta Kebun Raya Bogor

Melintas Jembatan Cinta di Kebun Raya Bogor

Melintas Jembatan Cinta di Kebun Raya Bogor

Yang tak kalah menariknya dan sudah melegenda di KRB adalah Jembatan Cinta, yaitu jembatan gantung berwarna merah yang menyebrangi sungai di area KRB. Terdapat mitos yang berkembang di jembatan tersebut, yaitu jika ada pasangan kekasih yang belum menikah melewati jembatan tersebut bersamaan, maka hubungannya akan kandas. Banyak pasangan yang mencoba membuktikan mitos tersebut yang berakhir dengan kandasnya hubungan cinta mereka.

Berdasarkan informasi petugas jaga di sana, sebenarnnya mitos tersebut tidaklah seratus persen benar, hal tersebut terjadi karena dulu tempat tersebut sering digunakan oleh pasangan muda mudi untuk berpacaran. Untuk menghindari kabar negatif tersebut, pihak pengelola sengaja menyebar mitos tersebut agar para pengunjung berbuat sopan dan taat kepada tata tertib yang berlaku.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, kondisi jembatan tersebut sudah sangat tua dan lapuk, sehingga jika akan disebrangi hanya dapat dilewati oleh maksimal 5 orang secara bersamaan.

 

Selain tempat tersebut di atas, sebenarnya masih ada beberapa spot menarik lainnya yang dapat Anda kunjungi, diantaranya adalah orchidarium atau taman anggrek dan koleksi bunga bangkai dan bunga raflesia arnoldi yang hanya dibuka saat bunga mekar saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Garis Batas 2015