Garis Batas

Traveling & Science Blog

Google Cloud Platform, Layanan Virtualisasi Awan Baru dari Google

google cloud platform

Google Cloud Platform

Teknologi Cloud saat ini berkembang dengan sangat pesat. Ada banyak pekerjaan yang bisa kita selesaikan dalam waktu singkat di mana saja dan kapan saja dengan adanya teknologi tersebut. Tentunya selama jaringan internet tersedia, teknologi cloud ini akan memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pekerjaan kita karena sangat membantu dalam menghemat waktu dan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien. Salah satu layanan yang baru-baru saja diluncurkan oleh Google adalah Google Cloud Platform.

Tahukah kamu apa itu Google Cloud Platform?

Google Cloud Platform merupakan komputasi public cloud yang bisa dimanfaatkan untuk layanan hosting, serta untuk tempat menyimpan dan mengembangkan aplikasi yang berjalan di atas hardware Google. Pelayanan ini bisa diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari pengembang perangkat lunak, professional IT, oleh administrator cloud, dan lain-lain. Tentunya melalui koneksi jaringan khusus atau melalui internet publik.

Layanan jaringan Google Cloud Platform yang dibuat dengan kode nama Andromeda, dapat memberikan kemudahan solusi end-to-end tanpa harus mengorbankan fungsionalitas perangkat lunak yang ada.

Beberapa layanan yang ditawarkan melalui Google Cloud Platform diantaranya adalah:

  1. Google App Engine

Ini merupakan sebuah platform yang bisa dimanfaatkan oleh pengembang perangkat lunak untuk mengakses Hosting Scalable Google. Dengan layanan ini, seorang pengembang juga akan memiliki kesempatan untuk menggunakan SDK atau Software Development Kit yang berjalan diatas App Engine.

  1. Google Compute Engine

Ini adalah layanan infrastructure as a service (IaaS) yang disediakan dalam bentuk mesin virtual (VM). Dengan adanya Google Compute Engine akan memungkinkan client menjalankan sebuah aplikasi diatas hardisk dan compute engine fisik milik Google. Layanan ini bisa dikelola dengan menggunakan antarmuka berbasis perintah atau web console atau bisa juga melalui RESTful API.

Google Compute Engine menyediakan berbagai CPU dan RAM yang bisa dikonfigurasi dengan berbagai disrto Linux seperti Debian dan CentOS. Selain itu, layanan ini juga menyediakan administrator di zona-zona tertentu seperti di, Asia, Eropa, dan di Amerika.

  1. Google Cloud Storage

Layanan ini juga masuk ke dalam Google Cloud Platform. Dengan adanya Google Cloud Storage, kita akan dengan mudah menyimpan, mengubah, dan mengakses berbagai hal, seperti database seperti MySQL secara realtime misalnya.

  1. Google Container Engine

Layanan ini berfungsi untuk memudahkan kita dalam manajemen dan melakukan orkestrasi system cluster Anda. Dengan adanya Google Container Engine akan memungkinkan kita melakukan: pembuatan dan pengubahan terhadap ukuran CPU, memory dan sumber daya lainnya pada suatu jaringan cluster (atau disebut Docker Container pada Google Cloud System), menyeimbangkan beban, mengendalikan replikasi, mengubah ukuran pengendali aplikasi, debugging, dll.

Fasilitas lainnya pada Google Container Engine adalah Cloud Debugger. Dengan adanya Cloud Debugger, ini akan memungkinkan kita melakukan debug terhadap berbagai kode. Fasilitas tersebut akan memungkinkan seorang developer untuk mengatur watchpoint pada setiap baris kode. Dan secara otomatis server akan mengirimkan semua variabel dan parameter dari kode yang dibutuhkan tersebut.

Kelebihan Google Cloud Platform

Google Cloud Platform tergolong sangat fleksibel dan bisa diintegrasikan dengan berbagai sistem operasi atau bahasa pemograman. Bahkan kita bisa menciptakan layanan berdasarkan RESTful API yang bisa diakses melalui iOS Apple, sistem operasi Android, dan JavaScript Client. Anda juga tidak perlu khawatir dengan data yang besar. Karena Google sudah menawarkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Setidaknya terdapat 2 tool unik yang bisa kita manfaatkan untuk mengelola data-data besar atau “Big Data” diantaranya adalah dengan menggunakan BigQuery, dan yang kedua dengan menggunakan Google Cloud Dataflow. Kedua-duanya bisa membantu kita memantau, mengumpulkan, membuat, melakukan hal-hal lainnya tanpa harus mengkhawatirkan terjadi penyempitan (congestion) pada pipeline. Sehingga, selama pemprosesan data, kita akan selalu merasakan kelancaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Garis Batas 2015